Tahapan Pendesainan Sebuah Website
Web Design - - Posted on January, 31 at 9:54 am
Berikut penulis bermaksud berbagi pengalaman dalam hal proses pembuatan website. semoga memberikan sedikit gambaran kepada para pembaca sekalian. Hal yang akan penulis terangkan adalah bagi kamu yang baru memulai belajar mendesain sebuah website.
Ok.. hal yang pertama sekali harus dilakukan adalah: membuat perencanaan yang matang tentang spesifikasi sebuah website atau hal-hal apa saja yang akan ditampilkan . Jika kamu sudah mengerti hal apa saja yang mungkin akan kamu tampilkan didalam website tersebut, baru kamu bisa melangkah ke tahap selanjutnya. Adapun pengembangan dan ide-ide lain akan timbul sendiri nantinya di dalam proses pendesainan. Hanya yang perlu digaris bawahi adalah pengembangan tersebut janganlah terlalu jauh melenceng dari tujuan utama website atau situs tersebut.Berikut pengalaman penulis selama membangun website untuk berbagai perusahaan :
1. Menentukan tipe website yang aka dibuat apakah shopping cart, jasa seperti :villa, hotel atau hanya company profile atau bahkan sekedar website pribadi.
2. Mencoba menggali fitur-fitur apa saja yang mungkin akan ada di website tersebut misalnya : contact form, currency converter, perkiraan cuaca, gallery picture, admin control panel untuk website yang memakai data base dan sebagainya ( pada tahap ini juga bagi para web designer biasanya adalah tahapan dalam menentukan besarnya biaya pembuatan website ).
3. Setelah kamu dapat mendefinisikan jenis dan fitur apa saja yang akan ada di website tersebut maka kamu pada tahap selanjutnya bisa memulai dengan pendesainan layout.
4. Ada berbagai cara yang sering digunakan oleh para web designer untuk mendesain layout sebuah situs. Tapi pada intinya sama, cuma jalannya saja yang berbeda. ( semua tergantung selera , skill, dan kebiasaan saja ).
- 4.1 Cara yang paling umum digunakan bagi pemula adalah mendesain seluruh layout website di software grafis seperti : Adobe Photoshop, Adobe illustrator, Macromedia Fireworks, Corel Draw dan yang lainnya.
contohnya :
Setelah desain layout jadi, anda tinggal memotong atau istilah inggrisnya (slices) menjadi beberapa bagian. Dan masukan atau rangkai kembali ke dalam software pembuat website seperti : Dreamweaver, Adobe GoLive atau apa saja, bahkan notepad sekalipun dapat kamu gunakan.
- 4.2 Cara yang lain adalah langsung mendesain layout di dalam software Macromedia Dreamweaver misalnya. Biasanya yang paling cepat adalah dengan membuat table-table untuk header, isi atau content dan navigasi (menu)
contohnya :
Setelah ada kerangka dan gambaran dari layout maka kita tinggal membuat isi dari kerangkanya. Untuk membuat header misalnya langsung saja ukur berapa besar yang di butuhkan ( lebar dan panjang-nya ) setelah diketahui barulah kita buat di Photoshop atau software grafis lain.
Cara membuat layout seperti diatas menyebabkan kita harus membuka 2 sampai 3 aplikasi secara bersamaan. Hal ini tentunya sedikit merepotkan bagi yang punya computer dengan spesifikasi yang pas-pas an. Tetapi cara tersebut dirasa penulis cukup efektif karena kita akan benar-benar mengetahui ukuran yang pas untuk tampilan website kita nantinya.
Disini kita dituntut imaginasi kita untuk dapat menentukan seberapa pas dan cocok posisi image, komposisi warna, font serta perpaduan content atau isi materi website.
- 4.3 CMS ( content management system ) bagi yang menyukai cara cepat atau instant sekarang ini banyak sekali program CMS yang siap pakai dan open source. Diantaranya : Joomla , Mambo, Drupal, Wordpress , Zencart dsb . Masing masing mempunyai karakter sendiri-sendiri, anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan anda. Banyak pula template dan plugin-pluginnya yang siap pakai untuk mempercantik tampilan website anda. Khusus mengenai CMS kita akan bahas di category CMS.
5. Pasikan layout master anda telah sempurna sebelum anda melangkah ke halaman selanjutnya dikarenakan biasanya halaman yang lain cuma copy –an halaman master tersebut, paling-paling bagian tertentu saja yang kita ubah supaya user tidak jenuh dengan tampilan website kita.
6. Uji di beberapa browser tampilan website kamu karena terkadang tiap-tiap browser tidak sama dalam mempreview tampilan sebuah website.
Sampai disini anda mungkin dapat sedikit gambaran mengenai tahapan pembuatan website secara umum……
Di postingan kedepan akan saya jelaskan masing masing tahapan lebih detail lagi.
Sehingga bagi anda anda yang ingin belajar membuat website bisa mengikuti setiap tahapan dengan lebih baik.
Salam
Pro2…
Posted in Web Design |





February 1st, 2008 at 9:12 pm
maknyus prend,,,
sorry belum bisa nyumbang article nya nich,,,
regard
March 25th, 2008 at 4:16 am
mu nanya…
abis design selesei…tahap berikutnya apa?
gimana dengan keamannan web? tahap ni ditaro sebelah mana? aku gi belajar ttg ni….
tolong banget ya….
March 25th, 2008 at 8:34 am
mu nanya…
abis design selesei…tahap berikutnya apa?
gimana dengan keamannan web? tahap ni ditaro sebelah mana? aku gi belajar ttg ni….
tolong banget ya……….
———————————
tahap selanjutnya test dulu di beberapa browser
tampilan web anda.
setelah itu publish…
keamanan web tergantung pintar pintaran kita aja nutup bug yang mungkin ada pada scripting yang kita buat.
sorry ulasan di atas masih pada tahapan static web. jadi isu security dsb…lum di bahas.
mungkin pada category cms nantinya….
masih kejar tayang buat newsletter nih he he…
salam
April 29th, 2008 at 1:28 am
Artikel yg bagus..
Saya selama ini tidak pernah mendesain web menggunakan tools lain selain bawaan program. Saya memakai VWD Express 2005. Langsung desain, langsung programing. Biar cepet.. hehe..
May 15th, 2008 at 5:49 am
ekibastos…
ekibastos…